Showing posts with label #ceritaku. Show all posts
Showing posts with label #ceritaku. Show all posts

Thursday, August 20, 2020

5 hal yang membuat kamar cowok jadi aesthetic, yuk jangan males dan mulai berbebenah, demi hidup yang lebih minimalis dan bebas stress

 buat kalian para cowok, pasti udah paham dong kalau kamar cowok itu, identik dengan kesan berantakan dan amburadul. Memang benar, tapi ketika beranjak dewasa jangan dijadikan lagi kata-kata klise ini sebagai pembenaran. Kamu itu udah dewasa, bukan anak kecil lagi, jadi udah saatnya ubah kebiasaan-kebiasaan enggak baik tersebut. Yuk kita sama-sama berbenah dari hal kecil dengan terapin 5 hal berikut ini

1. Pilah semua barang yang kamu punya dikamar

memilah barang via liputan6.com

ini adalah bagian yang paling memakan waktu, dan mungkin akan sedikit membosankan. Tapi ini sebuah keharusan utama, coba diliat lagi semua barang yang kamu punya dikamar, kalau jangka waktu simpan barang yang kamu punya udah lewat dari 3 bulan dan enggak dipake lagi, buat apa dipertahankan, buang-buang semua barang-barang enggak fungsi, termasuk kenangan bersama mantan hehe

2. Coba atur ulang tata letak semua barang-barangmu dikamar, pastikan dalam posisi yang nyaman dilihat dan atur seminimalis mungkin

atur tata letak via Italianbark.com

Mengapa pengaturan tata letak sangat penting, hal ini berguna untuk membuat efek lapang dan minimalis dalam sebuah ruangan. coba deh kamu bayangkan sepulang sekolah, kerja, udah capek beraktivitas seharian, stress, eh masuk kamar niatnya buat istirahat malah menambah beban pikiran, karena baju - baju kotor yang berserakan, bekas makan yang belum di cuci dan juga tumpukan-tumpukan barang yang menggunung

3. Dekorasi kamar sesuai tema yang kamu inginkan

tentukan tema via businessautomation.com

Setelah semua tata letak selesai, ini saatnya kamu pilih dekorasi apa yang sekiranya sesuai dengan tema yang akan kamu aplikasikan pada kamarmu nantinya, pastikan juga apapun tema yang kamu pilih, untuk memperhatikan unsur minimalis, selalu utamakan minimalis dan kenyamanan. Karena kamu harus ingat bahwa tujuannya membuat diri kita nyaman dan bebas stress

4. Tambahkan unsur natural dikamarmu

tanaman via metro.co.uk

mau apapun tema kamarmu nantinya, pastikan untuk tidak lupa dengan unsur natural yang harus hadir dikamarmu, seperti tanaman kaktus, serta tanaman-tanaman hias lainnya yang memang tidak harus selalu dibawah sinar matahari. Atau kalau kamu malas merawat tanaman, kamu bisa beli tanaman hias dari plastik ko, yang penting ada penghijauan untuk penyegaran mata 

5. Bersihkan kamarmu setiap pagi

bersih-bersih kamar via bettersleep.org

ya setelah bangun tidur jangan langsung mandi dan ngeloyor gitu aja, ingat sebelum kamu pergi dan keluar dari kamarmu, untuk membersihkan kamar terlebih dahulu, hal simple seperti membuka ventilasi jendela, agar udara pagi masuk, dan sirkulasi udara berjalan lancar, sapu lantai dan pel cukup, enggak ribet ko asal niat dan mau dijalani aja, 

hehe semangat ya, dijamin deh kamarmu bakal lebih aesthetic dan bebas stress, setelah baca artikel ini, enggak ada ceritanya lagi "cowok" males beresin kamar, kamu itu seorang pemimpin, gimana nanti mau memimpin rumah tangga, kalau bertanggung jawab sama  kamarnya aja enggak bisa :) 




Saturday, June 22, 2019

Teruntuk kalian yang lelah menghadapi kehidupan yang itu-itu saja, mari kita sama-sama refleksi diri. Sudah sejauh mana usaha kita merubah kehidupan ke arah yang lebih baik


  Hai teman-teman, sudah lama sekali saya tidak menulis di blog ini, oh ya apa kabarnya? Baik-baik saja kan. Semoga kalian baik-baik saja dan selalu berada dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa, amiin J. Kali ini saya akan menulis tentang motivasi diri, entahlah saya sangat suka dengan hal-hal yang berkaitan dengan motivasi diri, karena saya percaya hal itu berkaitan erat dengan kehidupan kita sehari-hari. Tanpa berbasa-basi lagi yo kita mulai.

Dalam kehidupan modern masa kini yang semakin menggila, semua serba digital, instan dan mudah. Teknologi hampir bisa kita temui dalam setiap sendi kehidupan, setiap pojok kota, anak-anak kecil yang pintar dengan gawai yang mereka miliki. Hmm rasanya sulit menemukan ruang bagi kita untuk berhenti dan  bernapas sejenak, ditambah rutinitas setiap hari yang terkesan monoton dan itu-itu saja, mari kita sama-sama merefleksi diri sudah sejauh mana usaha kita merubah kehidupan ke arah yang lebih baik, demi tercapainya kebahagiaan yang haqiqi J
   
1. Ketika lelah, bosan, depresi apa yang pertama kali muncul di pikiran kita? Apakah Tuhan sang Pencipta? Atau justru status keluh-kesah yang harus segera di update agar orang seluruh belahan bumi tau bahwa kalian sedang sedih

berdzikir via Google.com

Selalu ingat bahwa diatas langit masih ada langit, masih ada orang yang jauh kurang beruntung dari kondisi kita saat ini, ada jutaan orang yang mungkin memiliki masalah lebih besar, namun mereka tetap tersenyum dan fokus menyelesaikan masalah tersebut alih-alih merundunginnya sepanjang waktu. 

2. Mungkin kita terlalu sibuk dengan dunia maya, 1 menit lalu buka instagram, lalu whatsapp, Line, baca-baca gosip artis, berita-berita sampah tidak penting, hoax, komen-komen cantik, Youtube-youtube viral, eh ujungnya drakor estafet L

sibuk dengan dunianya via dailytimes.com.pk

24 jam sehari, 8 jam tidur, 8 jam kerja, atau kuliah dan sisanya 8 jam lagi justru malah habis untuk hal-hal unfaedah yang tidak bermutu, akhirnya setelah 8 jam seharian itu sibuk terus dengan dunia maya, apa yang kita dapat? Jenuh? Jelas. Ingat selalu kawan bahwa sesuatu yang berlebihan itu tidak baik, dengan membaca gosip artis, apa untungnya untuk kita? Makin terkenal? Dapat duit? Tidak sama sekali. Dan lagi nonton youtube sampai berjam-jam, scrolling instagram, apa yang kita dapat? Nothing!!! Selain waktu yang terbuang, ditambah rasa iri hati di dalam diri karena melihat kehidupan orang lain yang terlihat indah, kaya dan nikmat. Eh ujung-ujungnya nyinyir komen atau bikin status galau, “Tuhan kenapa hidupku menderita”

3. Plan-plan-plan, review lagi, lagi dan lagi. Jangan putus rantai yang telah kita rencanakan sebelumnya, introspeksi terus apa yang kurang

fokus via authorcentrix.com

Hidup ini memang akan terus seperti ini, saya pernah baca sebuah quotes dari salah-seorang author Echkart Tolle bahwa kehidupan yang kita jalani, kondisinya akan selalu netral. Yang menentukan baik-buruknya hari itu akan berjalan adalah diri kita sendiri dan pikiran-pikirannya. Jadi mau pikiran apa yang akan kita jalani? Kalau sudah merencanakan sesuatu jangan putus rantai tersebut, terus review setiap hari apa yang kurang, apakah kita sudah berjalan sesuai arah? Atau kalau melenceng segera, segera perbaiki.

4. Pegang kendali hidup kita 100% dengan penuh kesadaran dan mulai hidup tanpa tapi.

merenung via i-pinmg.com

Jangan pernah mau di perbudak oleh apapun dalam kehidupan ini, termasuk menjadi budak smartphone, kita hidup dan bebas sebebas-bebasnya seperti burung di angkasa. Pegang kendali kehidupan ini secara sadar, kenapa saya katakan secara sadar? Coba kawan-kawan ingat-ingat lagi dalam 24 jam terakhir semua aktivitas yang kita lakukan sudahkah dengan kesadaran penuh? Makan tanpa ditemani HP? Menikmati makanan dengan penuh rasa syukur, mengapresiasi setiap gigitan rasa di lidah? Mengobrol dengan menatap lawan bicara tanpa jaim dan lagi-lagi tanpa HP ditangan? Mengucap syukur akan setiap detik kehidupan yang berjalan? Tersenyum dengan tulus? Feel every moment that you have J 

5. Jadilah kreatif penuh inspirasi, hidup tanpa drama dan galau



bebas via Google.com

Setiap ada suatu masalah yang menimpa kita, ingat selalu kata-kata ini “Pelajaran apa yang bisa saya petik dalam kejadian ini?” alih-alih berkomentar negatif, cobalah untuk selalu melihat dari sisi positif, sebelum update status, sebelum marah, sebelum drama kalian dimulai. Tarik diri kita sejenak, tarik napas lalu mulai katakan “Pelajaran apa yang bisa saya petik dalam kejadian ini?” sungguh kawan kata-kata ini benar-benar sukses membuat saya menjadi orang yang lebih tenang dalam menghadapi setiap permasalahan alih-alih berfikir negatif dsb.


Akhirnya, semoga artikel ini membantu terutama bagi saya pribadi, seorang pembelajar sejati yang tidak ingin menyerah dengan keadaan. Mari kita sama-sama membuat hidup kita lebih bermakna kepada diri sendiri, orang lain dan Tuhan Yang Maha Segalanya J











Saturday, October 13, 2018

Pengalaman Legalisir Dokumen ke Kedutaan Besar Korea

  Hari itu, matahari bersinar begitu terik tanda pagi sudah berlalu, dan siang datang menyeruak penuh intrik. Dengan rasa malas yang menggelayut ku paksakan kaki ini melangkah ke kamar mandi, lalu bergegas pergi secepatnya ke notaris terdekat untuk melegalisir ijazah serta transkip nilai yang niatnya akan ku cap appostile di kedutaan Korea dalam minggu ini, ku putuskan untuk mendapat cap notaris dari orang yang sama seperti tahun lalu, meskipun aku tidak pernah mengharapkan akan mendapat cap dan tanda tangan itu secara gratis, namun nyatanya itulah yang terjadi. Bu notaris ini sangatlah baik, dia tidak ingin dibayar, hanya berharap kesuksesan akan dokumen-dokumen yang ia tanda tangani berbuah hasil. Setelah dokumen ditanda tangani notaris selesai, aku langsung pergi menuju kedutaan besar Korea Selatan, berbekal sebuah info di website bahwa untuk mendapat cap appostile hanya perlu cap notaris, sesampainya di Kedutaan Korea Selatan, tepatnya di Jalan Gatot Subroto Kav 57, Jakarta Selatan. Tanpa ba bi bu langsung ku hampiri penjaga disana dan membicarakan maksud dan tujuan datang ke kedutaan, setelah pemeriksaan kartu identitas atau ktp, aku dipersilahkan masuk ke dalam gedung yang hampir semuanya di dominasi warna abu-abu coklat terang itu. Wow sesampainya di dalam ruangan ternyata sangat penuh sekali orang, terutama para agen-agen travel. Hmm hal ini menunjukkan bahwa Korea Selatan menjadi destinasi favorit bagi kalangan orang-orang Indonesia untuk berlibur hehe bagaimana tidak, siapa sih zaman sekarang yang enggak mau ke Korea J


Gedung Kedutaan Korea Selatan
via Dokumen Pribadi

Akhirnya masuk yeayy  
via Dokumen Pribadi

Oh iya, back to the topic. Jadi pas pertama masuk ke gedungnya itu kita harus nanya dulu sama satpam disana, mau cap appostile. Tenang satpamnya orang Indonesia kok, masa iya oppa oppa korea jadi satpam hehe. Nanti si pak satpam ini bakal ngarahin kita ke loket yang memang khusus untuk menangani hal-ihwal cap-cap legalitas dokumen. Dan eng ing eng, drama episode 1 pun dimulai, jadi pas aku nyerahin dokumen ijazah sama transkip untuk di cap appostile. Si mbaknya bilang bahwa peraturan baru sekarang untuk ngedapetin cap appostile itu harus dapat cap dulu dari kemenkumham sama kemenlu. Walah -__- shocknya, udah capek-capek lah kesini. Belum kedua tempat itu akan memakan waktu lagi. Alhasil dijam itu juga aku langsung pergi ke kemenkumham pake grab wuush dari Jakarta Selatan- Jakarta Pusat di Gedung Ciks Menteng.

Alamat Kemenkumhan yang nerima legalisasi dokumen disini ya inget
via Dokumen Pribadi

Jadi sebenarnya sempat ada miskom sih dan enggak sempat nanya, ternyata gedungnya kemenkumham itu ada 2 yang pertama gedung yang besar, mungkn itu pusatnya. Entahlah dimana alamatnya lupa, pokoknya masih Jakarta Selatan, dan kemenkumham untuk legalisasi itu ada di Menteng, tepatnya di Gedung Ciks, gedungnya warna biru pinggir jalan keliatan kok nanti hehe. Jadi sesampainya di Kemenkumham ini, ternyata prosesnya udah online, alhasil aku harus mengisi semua data dan upload dokumen yang ingin di legalisasi di portal mereka di https://ahu.go.id pilih bagian legalisasi dokumen ya. Jangan lupa Upload dokumen yang ingin di legalisasi, bisa dalam bentuk pdf atau jpg. Kalau mau legalisasi 2 dokumen ya berarti uploadnya 2 sekaligus. Ok semua selesai kirim permohonan deh, voila tunggu sampai permohonan kita di verifikasi dan dinyatakan di terima oleh pihak kemenkumham. Jadi sebenarnya proses verifikasinya cepet kok, siang kirim permohonan besok sudah bisa mendapatkan sticker dari pihak kemenkumham. Widiih canggih sekali ya.

 Suasana di dalam ruangan kemenkumham, banyak yang legalisasi dokumen juga lho
via Dokumen Pribadi

Drama kemenkumham terlewati, aku langsung go ke kemenlu, eits ternyata sekarang kemenlu melakukan hal yang sama kalau mau legalisasi dokumen, jadi harus lewat online pakai aplikasi yang namanya legalisasi kemenlu di android, sudah bisa di download pemirsa. Disana semua jelas tata caranya kurang lebih dengan kemenkumham, bedanya dia versi android. Tapi jujur aplikasinya sederhana sekali, dalam sudut pandang lulusan software engineering ya, wkwk terkesan monoton dan membosankan, awalnya aku enggak percaya, instansi pemerintah segede kemenlu aplikasinya sederhana sekali hehe tapi bisa berfungsi dengan baik even user interfacenya biasa aja, dan grafiknya membosankan. Nunggu lagi kurang lebih sehari dapat notif di aplikasi bahwa permohonan diterima, dan harus konfirmasi pembayaran terus nanti tinggal datang deh ke kemenlu bawa dokumen yang mau dilegalisasi, notes penting. Di Aplikasi tertulis bahwa untuk legalisasi bisa dilakukan satu hari kerja setelah dapat notif berhasil pukul 13.00, disarankan untuk datang sebelum jam segitu, karena banyak juga yang legalisasi disana, kalau bisa pagi-pagi karena ada nomor antrian lagi L

Ngantri lagi nomor 46 via Dokumen Pribadi 

Setelah nomor antrian di panggil, serahkan dokumen yang mau dilegalisasi dan tunggu beberapa menit nanti petugas akan memanggil nama. Voila setelah mendapatkan ttd dari kemenlu, aku langsung tancap gas lagi ke kedutaan Korea Selatan, melakukan prosedur yang sama seperti tahap awal dan akhirnya appostile dokumen ada ditangan, oh iya update harga sekarang satu dokumen dibuat appostile itu harganya 59.200, 

Voila Appostile Dokumen akhirnya beres
via Dokumen Pribadi

Slip Pembayaran Appostile via Dokumen Pribadi

Akhirnya drama panjang yang menguras energi ini selesai, semoga apapun hasilnya nanti. Aku akan terima dengan lapang dada, yang penting satu usaha dulu. Semoga membantu ya, Terima Kasih dan Selamat Malam J

Friday, January 19, 2018

5 hal yang harus kamu ingat, bahwa menjadi orang biasa-biasa saja sudah tidak eksis di zaman sekarang ini

Pernah enggak sih ? kamu merasa hidup ini “just let it flow” ikutin aja arusnya kemana, kalau lagi booming A ya kamu harus ikut A, kalau lagi booming B kamu juga kudu jadi B. Padahal hidup itu sebuah pilihan, sebuah kebebasan yang secara harfiah diberikan kepada manusia untuk dimanfaatkan dengan sebaik mungkin. Manusia tidak diciptakan seperti robot yang sudah di program terlebih dahulu, manusia itu fleksibel. Mampu dan bisa mengendalikan setir kehidupannya sendiri tanpa program, lantas kenapa masih banyak orang-orang saat ini yang hidup dengan motto “just let it flow”, so mari kita merenung lagi dan ingat dengan 5 hal berikut ini bahwa menjadi orang biasa-biasa saja sudah tidak eksis di zaman sekarang ini.

    1. Kecanggihan teknologi saat ini mampu dimanfaatkan dengan sebaik mungkin, tinggal bagaimana cara kita menghadapi setiap kemajuan yang ada. Apakah mampu membawa perubahan baik atau justru sebaliknya
Memanfaatkan Teknologi via www.pexels.com

Di abad 21 saat ini, teknologi merupakan sesuatu yang sangat lumrah di kalangan masyarakat. Salah-satu contohnya dengan keberadaan “Smartphone” namun yang kita lihat saat ini justru kebanyakan penggunaan “Smartphone” masih digunakan hanya sebatas untuk mengeksiskan diri di media sosial, haus pujian palsu dari setiap pengguna, harus dapat like 100K dsb. Please, don’t be an ordinary person yang sudah terlalu umum. Buatlah sebuah karya, manfaatkan keberadaan akses teknologi ini untuk sesuatu yang menghasilkan bukan justru menjerumuskan.

    2.  Mulai sekarang Stop!!! Untuk berpikir, apa yang orang lain pikirkan tentang kita. Apapun yang kamu lakukan tidak butuh izin orang lain. Kehidupan ini ada di tanganmu sepenuhnya

Kehidupan ada di tanganmu via www.pexels.com

Banyak diantara kita, ketika ingin melakukan sesuatu yang baru, rencana baru demi kehidupan yang lebih baik. Lebih banyak mempertimbangkan pendapat orang lain, daripada dirinya sendiri. Ingat kehidupan ini sepenuhnya tanggung jawabmu, dan kamu tidak butuh izin orang lain untuk mulai melakukan apa, yang kamu inginkan dalam hidup ini

    3. Apakah kamu sudah yakin ? tidak akan menyesal dengan kehidupanmu 10 tahun dari sekarang ? 
      apa kamu memperbaiki kehidupanmu saat ini ? belajar ? berusaha dan berjuang mewujudkan impian?


Yakin dengan kehidupan via www.pexels.com

Bermain Smartphone sepanjang hari, stalking akun instagram, nonton sepanjang hari, nongkrong bersama teman sampai larut malam, anak-anak bergaul dengan orang dewasa, merokok merupakan kewajiban dan sesuatu yang keren banget, pergaulan bebas adalah hal lumrah, sembahyang nomor dua dsb. Apakah ada salah-satu sikap diantara pernyataan diatas yang masih dipertahankan hingga sekarang ? atau malah lebih parah. Yukks mari kita merenung sejenak,  dengan melakukan semua hal di  atas apakah kamu sudah yakin bahwa kamu tidak akan menyesal 10 tahun dari sekarang ?

      4.  “You Are The Winner.....” diantara ribuan insan yang berjuang membuahi indung telur, kamu satu-satunya yang berhasil menjadi pemenang

Pemenang via bsnscb.com

Setiap manusia yang di lahirkan di muka bumi ini adalah pemenang, anugerah pemberian Tuhan YME, lantas mengapa saat ini jiwa membara sebagai seorang pemenang perlahan sirna ? lantas memilih untuk menjalani kehidupan biasa-biasa saja? Kita terlalu hebat untuk menjadi biasa, ada alasan kenapa kita yang dipilih, hidup terlalu sebentar jika dihabiskan hanya untuk menjadi biasa saja. Bangkit dan maju, tersenyum, buatlah rencana untuk mimpi-mimpi yang akan kita raih, dan yang terpenting adalah action nyata, untuk mewujudkan setiap mimpi menjadi kenyataan.

5. Dan yang paling penting, sudah siapkah kita untuk berjalan sendirian ? menerima setiap ocehan tentang mimpi kita dengan lapang dada ? rasa sakit karena gagal ? menunggu dalam kekecewaan lalu bangkit lagi ? 

Berjuang Sendiri via www.pexels.com

Menjadi luar biasa itu butuh proses, butuh rasa sakit, kecewa dan gagal berkali-kali, juga siap-siap untuk berjalan sendirian. Karena ketika kita memutuskan untuk berubah demi memperbaiki kehidupan, semua orang tidak akan mengerti, mereka menjauh dan acuh. Tapi semua itu hanya sementara, karena semua akan indah pada waktunya, waktu yang akan menjawab, yang perlu kita lakukan hanya terus berusaha dan berjalan di jalan yang sudah menjadi tujuan kita, tak peduli seberap besar halangan dan rintangan yang menanti di depan sana. 







Monday, October 9, 2017

Pengalaman mengikuti tes TOEIC Internasional yang kedua di PT International test center Indonesia

Bahasa inggris merupakan bahasa resmi Internasional yang digunakan oleh seluruh orang di muka bumi ini, apalagi di abad 21. Bahasa inggris merupakan bahasa wajib yang harus dipelajari oleh semua kalangan, tak terkecuali anak muda ya guys. Nah dalam edisi blog kali ini saya mau bahas tentang pengalaman saya mengikuti tes TOEIC Internasional di PT Internasional Test Center, sebelumnya apa kalian tahu apa itu tes TOEIC ? lebih di peruntukkan siapa? Dan bagaimana jenisnya. Jadi tes TOEIC ini merupakan sebuah tes kemampuan bahasa inggris seperti pada TOEFL dan juga IELTS, namun yang membedakan dari TOEFL dan IELTS adalah, TOEIC di rancang untuk berkomunikasi dalam lingkup dunia kerja, simpelnya TOEIC bisa jadi salah-satu prasyarat diterima kerja, terkhusus buat perusahaan yang memang bonafide. Materi yang di ujikan dalam TOEIC kurang lebih sama dengan materi yang harus dipelajari dalam belajar TOEFL dan IELTS, namun dari segi format tes, TOEIC memiliki 200 soal yang terdiri dari 100 soal listening dan 100 soal reading. Untuk listening diberikan waktu 45 menit pengerjaan dan reading 75 menit. Hmmm itu secara garis besar tentang tes TOEIC, oke kemarin saya mengikuti tes toeic pada hari senin, 25 September 2017, dimana tesnya sendiri dilaksanakan secara langsung di kantor PT International test center, tepatnya di plaza sentral, jalan jenderal sudirman kav.47 lt. 17. Tes di mulai pukul 09.00 pagi, namun karena saya datang dari Bogor yang notabene-nya jauh ke tempat tes, saya berangkat sangat pagi menggunakan kereta KRL pukul 05.00 dini hari. Sampai stasiun Sudirman sekitar pukul 08.00, alangkah beruntungnya saya sampai di tempat tes pukul 08.20 dan masih ada waktu beberapa menit kedepan untuk rehat sejenak. Pada saat itu saya peserta yang datang paling pagi, oh iya keadaan kantornya sangat nyaman dengan background sebuah peta Indonesia, ditambah AC yang menyeropot, brr dingin... karena masih menunggu dan bosan, saya putuskan untuk membaca sebuah buku yang tersimpan di rak, lumayan belajar sebentar sebelum tes hehe, karena sebenarnya dalam mengikuti tes toeic ini, saya tidak belajar secara intensif. Mungkin kalau sedang mood baik saya buka buku, tapi lebih sering tutup buku sih apalagi bahasa inggirs wkwk. Beberapa menit berlalu akhirnya datanglah beberapa peserta yang hari itu juga akan mengikuti tes toeic, kurang lebih sekitar 5 orang . setelah peserta lain datang, tes belum juga dilaksanakan, padahal waktu sudah menunjukan pukul 08.55, alhasil saat itu datanglah seorang mbak-mbak dari pihak toeic mendata ulang  peserta yang akan ikut tes, saya dipanggil urutan pertama untuk di ambil foto dan pengisian data dengan diperlihatkan kartu identitas, seperti E-KTP, Paspor, SIM dsb. Setelah foto selesai juga data terisi oleh di mbak, peserta lain mulai di panggil. Saya duduk kembali sembari menunggu. Setelah semua peserta selesai dipanggil dan mengisi data. Mbak dari pihak toeic memberikan instruksi, yang katanya ketika masuk ruangan tes nanti yang dibawa hanya kartu identitas saja, barang berharga dan juga tasnya silahkan di masukkan ke loker yang tersedia. Akhirnya para peserta dipanggil lagi satu-persatu untuk memasuki ruangan tes, sebelum masuk tak lupa mbaknya mengecek ala-ala satpam gitu, saya kurang tahu nama alatnya apa J takut banget kayaknya peserta bawa contekkan wkwk. Tempat duduk sudah diatur oleh pihak toeic indonesia, ruangannya kecil namun nyaman dan dingin. Oh iya tempat duduk ditempat tes ini di sekat oleh penghalang seperti pada meja komputer di warnet. Awalnya saya duduk paling pojok ckck tapi si mbak bilang untuk pindah ke nomor 2 dari depan, agar speaker pas listening nanti terdengan dengan jelas. Sebelumnya saya baru ngeh lagi ternyata tesnya TOEIC PBT L, hal yang paling saya tidak suka adalah membulatkan jawaban. Apalagi 200 soal meskipun sudah pernah mengalami hal serupa ketika tes toeic di sekolah. Nasi sudah menjadi bubur, sekarang saya sudah diruangan dan beberapa menit lagi tes akan dimulai, masa mau aksi walk out kayak pejabat-pejabat di sidang DPR upss... akhirnya saya mencoba untuk fokus dan mendengarkan instruksi dari si mbak tadi. Setelah penjelasan panjang lebar, akhirnya tes akan dimulai pukul 09.31 – 11.31 dan teng tes pertama di mulai yaitu listening. Di tes ini lumayan saya masih bisa mengimbangi si native speaker ngomong apa, hasil dari mendengarkan BBC News tiap pagi lumayan juga ditambah karaokean pake bahasa Inggris, mantap double kill !! akhirnya setelah 45 menit berlalu, tes keduapun dimulai yaitu tes reading, dites reading ini saya agak kurang yakin sih hehe soalnya grammar saya masih belum baik, alhasil ada beberapa jawaban yang capcipcup :D nah berkaca dari pengalaman, buat kalian yang mengerjakan bagian reading section ini, pokoknya jangan terlalu lama di part 1 yang bagian grammar gitu, soalnya kenapa pas nanti di part akhir, soal readingnya lumayan baca teks kayak koran, perbandingan dua teks, surat dan pengumuman yang paling menguras waktu. Setelah 75 menit berlalu akhirnya selesai juga tes toeic yang kedua ini, ditemani dengan jari saya yang peot-peot karena terlalu semangat membulatkan LJK. Tunggu instruksi dari pihak pengawas untuk dipersilahkan keluar ruangan, kalau sudah dipersilahkan dan LJK + Soal sudah terkumpul semula, baru deh bisa keluar dengan tenang, ya karena saya tidak mau mengingat lagi apa yang terjadi selama tes berlangsung, jadi dilupakan hehe, selanjutnya saya turun ke lantai 1 dan mencari masjid terdekat untuk melaksanakan sholat Zuhur, karena jam sudah menunjukkan pukul 11.32 siang, hmm mungkin hanya itu pengalaman yang bisa saya bagikan perihal tes toeic di pt international test center, oh iya dulu saya pernah ikut tes pertama di sekolah , penyelenggaranya sama dari pihak pt international test center pada tahun 2016, dengan skor 565, belum mencapai nilai min 600 sih tapi tetap bersyukur karena itu usaha sendiri J nah semoga di tes kedua ini, skor toeic saya bisa meningkat ya, syukur-syukur di atas 600(Eh ternyata emang beneran naik dari 565 jadi 630 Alhamdulilah :) ). semangat untuk kalian yang akan melaksanakan tes toeic juga ya, jangan lupa berdoa dan sarapan J see you in the next post, vielen dank !!!